Bitcoin Mining dalam Bahasa Indonesia memiliki arti penambangan bitcoin. Bitcoin itu sendiri merupakan salah satu jenis mata uang digital yang diciptakan pada Januari 2009 silam oleh Satoshi Nakamoto.
Bitcoin menawarkan biaya transaksi yang lebih murah dibandingkan mekanisme pembayaran elektronik dengan sistem tradisional.
Sedangkan bitcoin mining sendiri merupakan salah satu cara yang digunakan agar bisa mendapatkan bitcoin. Bitcoin mining ini dilakukan oleh komputer berdaya tinggi di mana bisa memecahkan masalah matematika komputasi yang rumit.
Oleh sebab itu, proses penambangan bitcoin ini sering sekali diibaratkan sebagai proses layaknya menambang emas.
Proses pemecahan masalah-masalah matematika itu dijadikan sebagai bentuk upaya dalam menambah blockchain dalam sistem transaksi bitcoin. Untuk kamu yang belum memahami apa itu bitcoin mining, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Baca Juga: Apa Dampak Mining Bitcoin pada Lingkungan hingga Disetop Tesla?
1. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam bitcoin mining

pixabay/the-design_org
Bagi siapapun yang ingin tahu dan terlibat secara langsung proses penambangan bitcoin, maka ada hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.
Dalam menambang bitcoin diperlukan perangkat khusus. Maksud di sini adalah diperlukan software dan hardware yang khusus untuk bitcoin mining.
Selain itu dibutuhkan juga komputer yang sangat canggih dikenal dengan Application Spesific Integrated Circuit (ASIC) guna dalam menyelesaikan algoritma rumit dalam proses menambang bitcoin.
Dengan demikian, penambangan bitcoin ini tidak sembarang memakai komputer. Kita tidak bisa menggunakan komputer biasa.
Dari jumlah 21 juta keping bitcoin yang tersedia, saat ini (tahun 2021) sudah sejumlah 18,7 juta bitcoin yang berhasil ditambang dan tersedia di pasaran.

2. Cara menambang bitcoin

pixabay/mohamed_hassan
Setelah kita paham penjelasan mengenai apa itu bitcoin mining dan hal yang harus diperhatikan, setidaknya kita telah memiliki bayangan terkait cara menambang bitcoin dan perangkat apa saja yang dibutuhkan.
Dalam menambang bitcoin, kita harus melewati setiap langkah atau tahapnya. Adapun cara menambang bitcoin antara lain:
1. Memperhitungkan kemungkinan untungnya.
Langkah pertama adalah kita harus memperhitungkan terlebih dahulu keuntungan yang didapat sebelum memulai proses menambang bitcoin. Perhitungan keuntungan ini dapat kita lakukan dengan menggunakan kalkulator menambang bitcoin.
Perlu diingat juga, untuk bisa menambang bitcoin perlu adanya modal yang besar. Bahkan biaya ongkosnya saja bisa mencapai ribuan dollar Amerika Serikat.
Jika kita tidak memiiki dana yang cukup dan tidak adanya akses listrik yang murah maka akan memungkinkan penambangan bukan lah jalan usaha kita.
2. Memiliki perangkat penambang bitcoin
Setelah memiliki dana yang cukup, pastikan kita telah membaca berbagai ulasan mengenai perangkat penambang bitcoin seperti hardware dan software yang tersedia di internet.
Hal ini bertujuan agar kita bisa mengetahui jenis hardware atau software apa yang dibutuhkan. Adapun beberapa perangkat hardware yang cukup terkenal seperti Antminer S19 dan M30 S++.
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks

Perangkat tersebut dapat kita beli melalui bertemu dengan pembuatnya secara langsung atau membelinya di berbagai e-commerce seperti eBay dan Amazon.
3. Memiliki dompet bitcoin.
Langkah ketiga yaitu memiliki dompet bitcoin. Hal ini bertujuan untuk menempatkan bitcoin yang baru saja kita dapatkan dari proses menambang.
Tidak hanya itu, dompet bitcoin ini tidak sembarang dompet pada biasanya. Pastikan dompet bitcoin yang kita miliki itu terdapat alamat yang biasanya terdiri atas rangkaian panjang angka dan huruf.
4. Mencari sumber penambang bitcoin
Jika kita berhasil mendapatkan sumber penambang bitcoin serta telah bekerja sama dengan mereka, maka kita akan mendapatkan sebagian dari permasalahan-permasalahan algoritma yang wajib diselesaikan.
Apabila sumber penambang itu berhasil mendapatkan bitcoin maka keuntungan dari bitcoin tersebut akan dibagi sesuai dengan kesepakatan dari masing-masing penambang.
5. Memiliki program penambang
Langkah selanjutnya adalah kita harus memiliki program penambang yang nantinya akan bergantung pada rig yang kita miliki. Oleh sebab itu, kita harus menemukan program penambang atau software yang tepat.
6. Mulai menambang
Setelah kita sudah siap dari langkah-langkah yang disebutkan sebelumnya, maka kita sudah siap untuk menambang bitcoin.
Baca Juga: Elon Musk Bahas Mining Ramah Lingkungan, Harga Bitcoin Melonjak Tajam

3. Cara kerja bitcoin mining

Bitcoin (Pixabay/tom bark)
Berbeda halnya dengan bank yang mencatat seluruh transaksi keuangan. Pada bitcoin tidak terdapat pihak ketiga yang mencatat serta memverifikasi segala transaksi.
Blockchain sangat berperan di sini. Transaksi tersebut kemudian dikelompokkan ke dalam blockchain untuk diverifikasi oleh para penambang bitcoin.
Setelah diverifikasi, transaksi itu selanjutkan akan dikelompokkan ke dalam blockchain yang sudah terverifikasi. Oleh sebab itu, bitcoin mining ini memerlukan komputer dengan spesifikasi khusus.

4. Biaya menambang bitcoin

Pixabay
Baca Juga: Seru! Indonesian Mining Association Gelar Acara “Mining for Life”
Untuk menambang bitcoin diperlukan biaya yang besar. Kita harus mengeluarkan biaya besar untuk tiga komponen seperti harga hardware, software dan akses listrik.
Ketiga komponen itu tidak memiliki biaya standar. Harganya dapat berubah seiring perubahan nilai bitcoin.
Sehingga dari ketiga komponen itu saja sudah harus merogoh kocek yang cukup banyak. Belum lagi ada isu pemerintah yang mengenakan pajak bagi penambang bitcoin.
Dengan demikian, sebelum kita melakukan penambangan bitcoin maka kita harus memikirkan matang-matang.

Adblock test (Why?)